THE WHITE SNITCH
Posted in: Umum

THE WHITE SNITCH

THE WHITE SNITCH

 THE WHITE SNITCH
THE WHITE SNITCH

“Dua puluh tujuh setengah senti, inti bulu phoenix, sudah enam tahun dipergunakan, benar?”

“Benar.” Jawab Harry.

“Semoga hari anda menyenangkan, Mr Potter.” Si petugas keamanan menyerahkan tongkat Harry sambil tersenyum ramah. Dia merupakan petugas keamanan yang berbeda dengan yang Harry temui ketika Harry pertama kali ke tempat ini bersama Mr Weasley.

Harry berjalan menembus gerbang keemasan menuju aula untuk menaiki lift. Mungkin karena hari masih amat pagi, hanya beberapa orang saja yang berkeliaran di Kementrian Sihir dari yang Harry lihat, dan semuanya tidak menoleh sama sekali kepada Harry. Kondisi tubuh yang letih dapat terlihat dari wajah mereka.

Lift membuka ketika Harry menekan tombol turun lalu dia masuk sendirian ke dalam lift dan menekan tombol nomor sembilan.

Beberapa menit kemudian Harry sudah berdiri di depan sebuah pintu berwarna hitam yang pernah sering dia impikan. Berbeda dengan ketika dia berada di tempat ini bersama teman-temannya, kali ini ada seorang penyihir berkulit hitam yang duduk di kursi di dekat pintu tersebut. Dia sedang membaca Daily Prophet. Harry menghampiri penyihir itu.

Penyihir itu menengadah ketika Harry mendekatinya. “Ada yang bisa kubantu Mr…?….Harry Potter?” Si penyihir yang sepertinya merupakan seorang petugas keamanan membelalakan matanya ketika matanya terpaku pada bekas luka di dahi Harry.

Harry mengangguk. “Aku ingin bertemu dengan Mr Croake. Dia mengharapkan kedatanganku.

Sumber : https://andyouandi.net/