Posted in: Umum

Thawaf  Ifadah (Tahallul Tsani)

Thawaf  Ifadah (Tahallul Tsani)

Pada hari nahar, setelah melontar jumrah aqabah dan menyembelih hadyu, maka jamaah haji pergi ke Mekah untuk melaksanakan thawaf ifadah.

  1. Melempar Tiga Jumrah

Pada tanggal 11 Dzulhijjah, setelah zhuhur, jamaah melempar 3 jumrah (ula, wusta, aqabah), masing-masing dengan 7 batu kerikil.

  1. Nafar Awal dan Nafar Tsani

Pada tanggal 12 Dzulhijjah , jamaah haji melempar 3 jumrah seperti yang dilakukan pada tanggal 11 Dzulhijjah. Waktunya juga sama yaitu setelah zhuhur hingga maghrib.

  1. Thawaf Wada’

Sebelum meninggalkan Mekah, jamaah haji dianjurkan untuk melakukan thawaf wada’ (perpisahan). Caranya, sama dengan thawaf ifhadah dilakukan tujuh putaran, tanpa lari-lari kecil, tanpa shalat dua rakaat di maqam Ibrahim, dan tanpa sa’i. Nabi SAW. bersabda:

Artinya:

“Janganlah salah seorang pulang sebelum mengakhiri urusan (hajinya) dengan (thawaf wada’)di Baitullah”. (H.R. Muslim)

  1. Umrah
  2. Pengertian Umrah

Umrah secara etimologis adalah ziarah dalam pengertian yang bersifat umum. Sedangkan secara terminologis adalah berziarah ke Baitullah dalam pengertian khusus.

Umrah adalah mengunjungi ka’bah dengan serangkaian ibadah khusus di sekitarnya. Pelaksanaan umrah tidak terikat dengan miqat zamani dengan arti ia dilakukan kapan saja, termasuk pada musim haji. Perbedaannya dengan haji ialah bahwa padanya tidak ada wuquf di Arafah, berhenti di Muzdalifah, melempar jumrah dan menginap di Mina. Dengan begitu ia merupakan haji dalam bentuknya yang lebih sederhana, sehingga sering umrah itu disebut dengan haji kecil.

SUmber: https://www.gurupendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/