Posted in: Pendidikan

Tata cara bersolek dan berhias proporsional

Tata cara bersolek dan berhias proporsional

                 Pada umumnya, kebersihan dan kerapian disukai oleh semua orang. Penampilan dengan pakaian yang tidak rapi atau bau badan akan sangat mengganggu lawan bicara. Untuk itu perlu kiranya diketahui tata cara berhias yang menciptakan penampilan menarik dan disukai banyak orang.

                 Cara bersolek dan menggunakan perhiasan perlu sekali diperhatikan agar penampilan menarik dan tidak terkesan norak atau seronok. Perlu dihindari penggunaan kosmetik secara berlebihan. Penampilan juga adalah bentuk pernyataan diri, seseorang tidak perlu cantik, tetapi harus tahu bagaimana cera membawa diri, dengan memperhatikan rambut, kulit dan make up sehingga timbul rasa percaya diri.

            Beberapa hal yang selalu harus diperhatikan dalam bersolek adalah sebagai berikut.

1)      Perawatan rambut

Rambut harus selalu dalam keadaan bersih dan tertata rapi dengan model yang sederhana. Rambut yang panjang memang membutuhkan perawatan ekstra, tetapi jangan sampai rambut yang panjang mengganggu keleluasaan gerak  dalam bekerja. Model rambut hendaknya cocok dengan raut muka.

2)      Make Up

Penggunaan bahann make up sangat penting untuk mempercantik wajah. Merias wajah harus dilakukan sewajarnya, sesuai dengan kondisi dan ciri diri. Jangan memakai make up secara berlebihan. Kulit juga harus diberi pelembab agar  terawat dengan baik.

3)      Perhiasan dan parfum

Pakailah perhiasan dan aksesoris tidak berlebihan serta disesuaikan dengan busana yang

diopakai. Demikian juga dalam memilih parfum, pilihlah parfum yang aromanya tidak terlalu menyengat. Dalam kehidupan di kantor, parfum memegang peranan yang lebih dominan dari pada perhiasan/aksesoris.

4)      Sepatu

Perencanaan pemakaian sepatu juga perlu dilakukan. Apakah sepatu yang dipakai masih dalam keadaan baik, sol, atau kulitnya apakah telah disemir dan telah sesuai warnanya dengan pakaian. Sepatu meskipun sepele tetapi bisa mengurangi nilai penampilan anda. Bagi kaum wanita memakai sepatu yang bertumit tinggi lebih sedap dipandang dan membuat tubuh Anda tegap sewaktu berjalan.

  1. Pelatihan
  2. Pengertian pelatihan

Secara umum pelatihan merupakan bagian dari pendidikan yang menggambarkan suatu proses dalam pengembangan organisasi. Pendidikan dan pelatihan merupakan suatu rangkaian yang tidak dapat dipisahkan dalam sistem pengembangan sumber daya manusia. Berikut ini pendapat para ahli tentang pengertian pelatihan.

1)      Moekijat menyatakan bahwa pelatihan adalah suatu bagian pendidikan yang menyangkut proses belajar untuk memperoleh dan meningkatkan keterampilan, dalam waktu yang relatif singkat dan dengan metode yang lebih mengutamakan praktik daripada teori.

2)      Sudirman menjelaskan bahwa pelatihan adalah prosedur formal yang difasilitasi dengan pembelajaran guna terciptanya perubahan tingkah laku yang berkaitan dengan peningkatan tujuan perusahaan atau organisasi.

3)      Michael j. Jacius mengemukakan istilah pelatihan menunjukkan suatu proses peningkatan tujuan perusahaan atau organisasi.

            Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan merupakan proses membantu individu untuk memperoleh efisiensi dalam melakukan pekerjaan, baik pada saat sekarang maupun masa yang akan datang melalui pengembangan kebiasaan pikiran dan tindakan-tindakan, kecakapan, pengetahuan, dan sikap-sikap. Kegiatan pelatihan juga dilakukan dalam upaya memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi dalam aktivitas pekerjaan sehari-hari dan mengantisipasi kemungkinan permasalahan yang terjadi di masa yang akan datang.

sumber :

https://chadodomrealestateagentlittleelmtx.com/fantasy-manager-football-apk/