Posted in: Fashion, Kuliner

Persyaratan Diksi dan Makna Diksi

Persyaratan Diksi dan Makna Diksi

Ada dua persyaratan yang harus dipenuhi dalam memilih kata-kata, yaitu persyaratan ketetapan dan kesesuaian. Tepat, artinya kata-kata yang dipilih itu dapat mengungkapkan dengan tepat apa yang ingin diungkapkan. Di samping itu, ungkapan itu juga harus dipahami pembaca dengan tepat, artinya tafsiran pembaca sama dengan apa yang dimaksud dengan penulis. Untuk memenuhi persyaratan ketetapan dan kesesuaian dalam pemilihan kata, perlu diperhatikan :

  1. Kaidah kelompok kata/ frase
  2. Kaidah makna kata
  3. Kaidah lingkungan sosial
  4. Kaidah karang-mengarang

Hal ini di jelaskan satu persatu, sebagai berikut :

  1. Pilihan kata sesuai dengan kaidah kelompok kata /frase

Pilihan kata/ diksi yang sesuai dengan kaidah kelompok kata/frase, seharusnya pilihan kata/diksi yang tepat,seksama, lazim,dan benar.

  1. Tepat

Contohnya :

Makna kata lihat dengan kata pandang biasanya bersinonim, tetapi kelompok kata pandangan mata tidak dapat digantikan  dengan lihatan mata.

  1. Seksama

Contohnya :

Kata besar, agung, akbar, raya, dan tinggi termasuk kata-kata yang bersinonim. Kita biasanya mengatakan hari raya serta hari besar, tetapi kita tidak pernah mengatakan hari agunghari akbar ataupun hari tinggi. Begitu pula dengan kata jaksa agung tidak dapat digantikan dengan jaksa besar ataupun jaksa raya, atau pun jaksa tinggi  karena kata tersebut tidak seksama.

  1. Lazim

Lazim adalah kata itu sudah menjadi milik bahasa Indonesia. Kata yang tidak lazim dalam bahasa Indonesia apabila dipergunakan sangatlah akan membingungkan pengertian saja.

Contohnya :

Kata makan dan santap bersinonim. Akan tetapi tidak dapat mengatakan Anjing bersantap sebagai sinonim anjing makan.  Kemudian kata santapan rohani tidak dapat pula digantikan dengan makanan rohani.  Kedua kata ini mungkin tepat pengelompokannya, tetapi tidak seksama serta tidak lazim dari sudut makna dan pemakain-nya.

  1. Pilihan kata sesuai dengan kaidah makna kata.
  2. Jenis Makna
  3. Berdasarkan bentuk maknanya, makna dibedakan atas dua macam yaitu:
  4. Makna Leksikal adalah makna kamus atau makna yang terdapat di dalam kamus. Makna ini dimiliki oleh kata dasar. Contoh : makan, tidur, ibu, adik, buku
  5. Makna Gramatikal adalah makna yang dimiliki kata setelah mengalami proses gramatikal, seperti proses afiksasi (pengimbuhan), reduplikasi (pengulangan), dan komposisi (pemajemukan).

Contoh :

–        Proses afiksasi awalan me- pada kata dasar kotor ; Adik mengotori lantai itu.

–        Proses reduplikasi pada kata kacang Kacang-kacangan merupakan salah satu sumber protein nabati.

–        Proses komposisi pada kata rumah sakit bersalin ; Ia bekerja di rumah sakit bersalin

 

Pos-pos Terbaru