Posted in: Perkebunan

Pengertian Perkembangan

Pengertian Perkembangan

Perkembangan adalah suatu proses perubahan yang berlangsung secara teratur dan terus-menerus, baik perubahan itu karena bertambahnya jumlah atau ukuran dari hal-hal yang telah ada, maupun perubahan karena timbulnya unsur-unsur yang baru. Perkembangan meliputi perkembangan fisik, perkembangan emosi, perkembangan kognitif, perkembangan psikososial (Harlimsyah, 2007). E.B Hurlock mengartikan perkembangan sebagai rangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman, dan terdiri atas serangkaian perubahan yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Dalam penegertian lain, Santrock Ussen (1992) menjelaskan bahwa perkembangan merupakan pola perkembangan individu yang berawal pada masa konsepsi dan berlangsung sepanjang hayat dan bersifat involusi.

Perkembangan tidak sama dengan pertumbuhan. Pertumbuhan adalah suatu proses bertambahnya jumlah sel tubuh suatu organisme yang disertai dengan pertambahan ukuran, berat, serta tinggi yang bersifat irreversible (tidak dapat kembali pada keadaan semula). Pertumbuhan lebih bersifat kuantitatif, dimana suatu organisme yang dulunya kecil menjadi lebih besar seiring dengan pertambahan waktu.

 

Contohnya :
Tinggi anak pada usia 5 tahun 125 cm menjadi 155 cm pada usia 15 tahun
Bayi yang beratnya 5 kg berubah menjadi 6,5 kg

Perkembangan adalah suatu proses differensiasi, organogenesis dan diakhiri dengan terbentuknya individu baru yang lebih lengkap dan dewasa. Perkembangan meliputi perkembangan fisik, perkembangan emosi, perkembangan kognitif, perkembangan psikososial.

Contohnya :
Pematangan sel ovum dan sperma
Anak yang dahulu suka menangis jika dimarahi, setelah dewasa tidak lagi menampakkan tangisannya

Dalam proses perkembangan, beberapa ahli mengelompokkan menurut fase/tahap perkembangan yang dialami oleh invidu.

Tahap-tahap Perkembangan

  1. Menurut Jean Piaget  

Jean Piaget mengemukakan teori perkembangan berdasarkan pada perubahan kemampuan kognitif individu. Secara umum kognitif diartikan kemampuan atau potensi intelektual yang terdiri dari tahapan: pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesa, dan evaluasi. Teori Kognitif menekankan pada proses atau upaya untuk mengoptimalkan kemampuan aspek rasional yang dimiliki seseorang.

sumber :