Posted in: Pendidikan

Penerapan Teori Pertukaran Sosial

Penerapan Teori Pertukaran Sosial


Di suatu daerah ada dua buah kampung, kita sebut saja kampung A dan kampung B. pada suatu hari kampung A mengundang kampung B untuk melakukan kerja bakti atau gotong royong ke kampung A, dengan senang hati kampung B menerima tawaran tersebut dan mengunjungi kampung A untuk melakukan gotong royong meskipun sebenrnya kampung B memiliki kesibukan tersendiri di kampungnya, namun mereka rela meluangkan waktu mereka dan menunda kesibukan yang mereka miliki untuk menerima ajakan dari kampung A tersebut karna kampung B merasa menghargai ajakan dari kampung A. Dalam hal ini kampung B sudah melakukan suatu pengorbanan terhadap kampung A. Dan di suatu hari, kampung B pun ingin mengajak/mengundang kampung A untuk melakukan kerja bakti juga, namun sebaliknya yang terjadi, kampung A malah mengabaikan ajakan/undangan kampung B untuk melakukan kerja bakti tersebut hanya karna alasan kampung A memiliki kesibukan dikampungnya. Maka, dalam hal ini belum tejadi suatu proses pertukaran sosial karena kampung A belum bisa memberikan suatu reward atau penhgargaan kepada kampung B sebagaimana apa yang telah dilakukan kampung B terhadap kampung A.
Tetapi apabila kampung A menerima ajakan dari kampung B dan melakukan apa yang telah dilakukan kampung B maka dalam hal ini telah terjadi suatu proses pertukaran, karna tidak ada pihak yang merasa berat sebelah baik itu dari kampung A maupun kampung B.

2.4 Kelebihan dan Kekurangan Teori Pertukaran Sosial

– Kelebihan
Akan menimbulkan suatu keadilan dalam masyarakat, takkan ada yang merasa berat sebelah jika teori ini diterapkan karena teori ini membahas tentang bagaimana suatu hubungan sosial masyarakat bisa menyeimbangkan antara pengorbanan dan keuntungan yang didapatkan dari pihak lain.
Disamping itu juga jika menerapkan teori ini maka hubungan dalam suatu masyarakat sosial ataupun individu akan tetap terjaga dan tidak akan ada yang merasa dirugikan.
–       Kekurangan
Apabila seseorang menerapkan teori ini maka dikala seseorang tersebut memberikan atau melakukan sesuatu kepada orang lain maka penerima tersebut akan merasa risih menerima pemberian atau jasa yang telah dilakukan untuknya karna merasa apa yang telah dilakukan atau diberikan akan harus dibalas dengan yang demikian pula, sedangkan belum tentu si penerima mampu membalas apa yang telah dilakukan pemberi kepadanya. Disamping itu juga teori ini bisa saja membuat kita menjadi orang yang tidak ikhlas dalam melakukan sesuatu untuk seseorang karena terbiasa mengharapkan balasan atas apa yang telah dilakukan terhadap orang lain.

sumber :
https://montblancpensoutletsaleonline.com/2020/06/11/seva-mobil-bekas/