Pelaksanaan Magang
Posted in: Pendidikan

Pelaksanaan Magang

Pelaksanaan Magang

Pelaksanaan Magang

Pelaksanaan

Pasal 17 dijelaskan bahwa Penyelenggara pemagangan dapat melaksanakan pemagangan setelah memberitahukan secara tertulis rencana pelaksanaan pemagangan kepada dinas kabupaten/kota dengan melampirkan: (a) program pemagangan; (b) rencana pelaksanaan pemagangan; (c) perjanjian pemagangan.

Pasal 18 dijelaskan bahwa penyelenggara pemagangan setelah memberitahukan secara tertulis dapat merekrut dan menyeleksi peserta pemagangan. Dalam melaksanakan rekrut peserta program pemagangan, perusahaan dapat berkoordinasi dengan dinas kabupaten/kota setempat. Seleksi peserta program pemagangan dilakukan oleh penyelenggara pemagangan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan.

Pasal 19

dijelaskan bahwa pelaksanaan program pemagangan meliputi teori, praktik, workshop laboratory di unit pelatihan/LPK dan praktik kerja di perusahaan secara rotasi yang dibimbing oleh tenaga pelatihan dan/atau pembimbing pemagangan sesuai dengan tuntutan program. Teori, simulasi, dan praktik di unit pelatihan/LPK dilaksanakan paling banyak 25% dari komposisi program pemagangan, sedangkan praktik kerja secara langsung di perusahaan dilaksanakan paling sedikit 75% dari komposisi program pemagangan. Waktu magang di perusahaan disesuaikan dengan jam kerja yang diberlakukan di perusahaan.

Pasal 20

dijelaskan bahwa untuk meningkatkan kelancaran pelaksanaan penyelenggaraan program pemagangan, perusahaan dapat melakukan koordinasi dengan jejaring pemagangan. Pasal 21 dijelaskan bahwa penyelenggara pemagangan melakukan evaluasi terhadap peserta pemagangan secara berkala. Peserta pemagangan yang telah dievaluasi dan dinyatakan memenuhi standar kompetensi yang telah ditentukan oleh perusahaan diberikan sertifikat pemagangan. Peserta pemagangan yang telah memiliki sertifikat pemagangan dapat mengikuti sertifikasi kompetensi melalui lembaga sertifikasi profesi yang terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Baca juga: Teks Proklamasi

Pasal 22 dijelaskan bahwa Peserta pemagangan yang telah memperoleh sertifikat pemagangan dapat: (a) direkrut langsung sebagai pekerja oleh perusahaan yang melaksanakan pemagangan; (b) bekerja pada perusahaan yang sejenis; (c) melakukan usaha mandiri/menjadi wirausaha.