Rendahnya tingkat pemenuhan kebutuhan perumahan

Rendahnya tingkat pemenuhan kebutuhan perumahan

Pendidikan

Rendahnya tingkat pemenuhan kebutuhan perumahan Rendahnya tingkat pemenuhan kebutuhan perumahan yang layak dan terjangkau. a. Tingginya kebutuhan perumahan yang layak dan terjangkau masih belum dapat diimbangi karena terbatasnya kemampuan penyediaan baik oleh masyarakat, dunia usaha dan pemerintah. Secara nasional kebutuhan perumahan masih relatif besar, sebagai gambaran status kebutuhan perumahan pada tahun 2000 meliputi: (i) kebutuhan

Gelar Doa dan Syukuran, TK Akbar Komitmen Lanjutkan Perjuangan Alm Arie Nurlestari

Gelar Doa dan Syukuran, TK Akbar Komitmen Lanjutkan Perjuangan Alm Arie Nurlestari

Pendidikan

Gelar Doa dan Syukuran, TK Akbar Komitmen Lanjutkan Perjuangan Alm Arie Nurlestari Suasana haru menyelimuti acara Syukuran di Aula TK Akbar, Kamis (01/11/2018). Gelaran acara Syukuran untuk merayakan kemenangan TK Akbar yang menjadi juara satu Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional ini turut dibarengi dengan Doa Bersama. Lantunan ayat-ayat suci Al-qur’an pun dibacakan seluruh hadirin,

Banyak Keluhan, Disdik Kota Bogor Siap Bina Kepsek Bermasalah

Banyak Keluhan, Disdik Kota Bogor Siap Bina Kepsek Bermasalah

Pendidikan

Banyak Keluhan, Disdik Kota Bogor Siap Bina Kepsek Bermasalah Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, langsung bergerak, menyusul banyaknya terkait kinerja para kepala sekolah. Disdik pun berencana melakukan pembinaan kepegawaian, bagi tenaga kependidikan yang bermasalah. Kasubag Umum dan Kepegawaian Disdik Kota Bogor, Ayub Chayono mengatakan, ada beberapa nama kepala sekolah yang dilaporkan pihak komite, guru maupun

Minat Baca Indonesia di 60 dari 61 Negara, Berdampak Pada Pendidikan Indonesia Membaca merupakan salah satu tonggak ukur kemajuan suatu negara, tidak heran jika negara-negara maju memiliki budaya membaca yang sangat tinggi dalam kehidupan sehari-hari mereka. Ketika memiliki waktu luang baik dalam perjalanan maupun dalam kegiatan bekerja masyarakat negara maju akan membuka buku pegangan mereka. Namun apakah hal tersebut berlaku juga buat negara Indonesia yang notabene memiliki jumlah penduduk yang banyak yakni lebih dari 250 juta jiwa. jika di lihat dari jumlah penduduk yang banyak maka sepatutnya negara tercinta ini memiliki indeks membaca yang tinggi! Namun apakah data menunjukan hal yang diharapkan?, mari kita ulas. Keadaan memprihatinkan terulang kembali seperti pada tahun 2012 mengenai "Minat Baca Penduduk Indonesia" pada tahun tersebut UNESCO melansir index tingkat membaca masyarakat Indonesia hanya berada di angka 0,001. Data tersebut menunjukan bahwa dari jumlah 1.000 penduduk, hanya terdapat 1 orang yang mau membaca buku dengan sungguh-sungguh dan serius. Sedangkan berdasarkan data World's Most Literate Nations pada tahun 2016 ini Negara Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara yang menjadi objek penelitian lembaga Central Connectius State University tahun 2016. Mengutip dari jpnn.com/08/06/16. menyikapi hal tersebut, anggota komisi X DPR, Abdul fikri menyatakan prihatin dengan peringkat minat baca atau literasi masyarakat Indonesia. "Malu, Indonesia berada di peringkat 60 dari 61 negara yang di teliti", kata Fikri, di gedung DPR, Senayan Jakarta, rabu (8/6). Membangun budaya baca lanjutnya, tidak dapat dipisahkan dari buku dan pepustakaan. Karena itu, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengkritisi rencana pemotongan anggaran Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) pada tahun anggaran 2016 dari Rp 701 miliar, menjadi Rp 612 miliar. "Perpustakaan itu bagian dari pendidikan. Fungsi pendidikan itu tidak bisa ditawar dengan cara memotong anggarannya," ujar anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Tengah IX ini. Terpisah, anggota Komisi X DPR Muslim juga mengaku prihatin dengan peringkat literasi Indonesia dan dipotongnya anggaran perpustakaan nasional. "Kami sangat prihatin dengan pemotongan anggaran ini ketika peringkat literasi Indonesia anjlok," pungkas politikus Partai Demokrat ini. Lalu Apa yang bisa kita lakukan? Sebagai masyarakat biasa yang peduli pendidikan anak-anak Indonesia mari kita membantu pemerintah dalam hal meningkatkan index membaca generasi mendatang dengan menciptakan budaya yang nyaman untuk membaca. Jika kita sebagai orang tua yang peduli masa depan putra/puteri kita maka sejak dini biasakanlah anak kita membaca buku-buku, ajak mereka saat waktu luang/ baik weekend untuk mengunjungi toko buku. Baca juga artikel: KOMPONEN SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI Cara Merawat Ikan Guppy di Akuarium Kecil Kegiatan PKHP Sangat Membantu Pemerintah Dikor Ambon Berlakukan Sistem Daring Terima Siswa Baru Maluku Akan Bangun Sekolah Garda Terdepan di Banda

Minat Baca Indonesia di 60 dari 61 Negara, Berdampak Pada Pendidikan Indonesia

Umum

Minat Baca Indonesia di 60 dari 61 Negara, Berdampak Pada Pendidikan Indonesia Membaca merupakan salah satu tonggak ukur kemajuan suatu negara, tidak heran jika negara-negara maju memiliki budaya membaca yang sangat tinggi dalam kehidupan sehari-hari mereka. Ketika memiliki waktu luang baik dalam perjalanan maupun dalam kegiatan bekerja masyarakat negara maju akan membuka buku pegangan mereka.

KOMPONEN SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI

KOMPONEN SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI

Pendidikan

KOMPONEN SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI pada prinsipnya menurut Houghton (1977) sistem temu kembali informasi adalah penelusuran yang merupakan interaksi antara pemakai dan sistem dan pernyataan kebutuhan pengguna diekspresikan sebagai suatu istilah tertentu. Selanjutnya dinyatakan bahwa komponen fundamental dari sistem temu kembali informasi adalah sebagai berikut: penyimpanan (storage), yaitu menyangkut analisis subjek oleh pengindeks dan penerjemahan

Cara Merawat Ikan Guppy di Akuarium Kecil

Cara Merawat Ikan Guppy di Akuarium Kecil

Perikanan

Cara Merawat Ikan Guppy di Akuarium Kecil Apakah Anda ingin merawat ikan guppy di akuarium kecil? Hampir semua orang mengaku suka memelihara ikan hias di dalam akuarium. Dibandingkan dengan binatang peliharaan lainnya, merawat ikan jauh lebih mudah dan tidak membutuhkan daerah yang luas. Biaya perawatan bersiklus yang harus dikeluarkan pun relatif lebih murah. Selain itu,

Kegiatan PKHP Sangat Membantu Pemerintah

Kegiatan PKHP Sangat Membantu Pemerintah

Pendidikan

Kegiatan PKHP Sangat Membantu Pemerintah Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Kota Ambon, Jems Silano S.Sos mengapresiasi kegiatan Pendidikan Kecakapan Hidup Perempuan (PKHP) yang dilaksanakan oleh Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Diaferat. PKBM Diaferat yang berlokasi di Jalan Gajah Atas RT 002/RW004 Kelurahan Nusaniwe Kecamatan

Dikor Ambon Berlakukan Sistem Daring Terima Siswa Baru

Dikor Ambon Berlakukan Sistem Daring Terima Siswa Baru

Pendidikan

Dikor Ambon Berlakukan Sistem Daring Terima Siswa Baru Dinas Pendidikan dan Olahraga(Dikor) Kota Ambon akan memberlakukan sistem dalam jaringan (Daring) penerimaan siswa baru tahun ajaran 2016/2017 tingkat sekolah dasar (SD) hingga SMA maupun sederajat. “Kami menjadwalkan pada pekan depan akan menandatangani kerjasama dengan PT.Telkom di Ambon guna merealisasikan program Daring penerimaan siswa baru,” kata Kepala

Maluku Akan Bangun Sekolah Garda Terdepan di Banda

Maluku Akan Bangun Sekolah Garda Terdepan di Banda

Pendidikan

Maluku Akan Bangun Sekolah Garda Terdepan di Banda Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku akan membangun Sekolah Garda Terdepan di Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah. “Maluku mendapatkan satu Sekolah Garda Terdepan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, makanya diarahkan pembangunannya di Pulau Banda,” kata Kadis Pendidikan dan Kebudayaan setempat, Saleh Thio, Sabtu (25/6). Di Pulau Banda telah