Nitrogen kemudian melewati beberapa stadium lanjut
Posted in: Pendidikan

Nitrogen kemudian melewati beberapa stadium lanjut

Nitrogen kemudian melewati beberapa stadium lanjut

Nitrogen kemudian melewati beberapa stadium lanjut

1. Amonifikasi

Amonifikasi ialah konversi amonia atau nitrat menjadi amonium. Dalam siklus nitrogen, amonium sanggup dihasilkan dari konversi nitrat yang dilakukan oleh basil Micrococcus denitrifican. Proses ammonifikasi menciptakan jumlah nitrat dalam tanah berkurang sehingga merugikan tanaman. Amonifikasi juga bisa terjadi pada acara overhaul badan dan metabolisme tubuh. Hasil ekskresi dan benda mati sanggup didekomposisi oleh detritivor dan menghasilkan amonia (NH3) yang kemudian menjelma amonium (NH4). Amonium memang bisa pribadi dimanfaatkan oleh tanaman, namun sebagian besar sesungguhnya basil aerobik dipakai sebagai sumber energi.
2. Nitrifikasi
Nitrifikasi ialah proses pengubahan amonium menjadi nitrat dengan derma enzim nitrogenase melalui 2 tahap nitrasi dan tahap nitrat. Nitritasi ialah konversi ammonium menjadi nitrit (NO2) dengan derma basil Nitrosomonas, sedangkan nitrat ialah konversi nitrit (NO2) menjadi nitrat (NO3) dengan derma basil Nitrobacter. Dalam siklus nitrogen, nitrifikasi hanya sanggup berlangsung dalam kondisi oksigen (aerobik) yang memadai, sedangkan pada kondisi proses denitirifikasi oksigen yang tidak adekuat akan terjadi.
3. Denitrifikasi
Denitrifikasi ialah proses dalam siklus nitrogen yang mengakibatkan pelepasan nitrogen ke udara yang dipicu oleh kondisi anaerob di dalam tanah. Dalam kondisi anaerobik, basil di dalam tanah – menyerupai Micrococcus denitrifican, Thiobacillus denitrifican, dan Pseudomonas denitrifican, mengambil oksigen dari nitrat yang ada di dalam tanah. Karena kondisi ini, beberapa nitrat menjelma nitrogen (N2) sehingga dilepaskan kembali ke udara. Seperti amonifikasi, denitrifikasi juga sangat berbahaya bagi tumbuhan sebab pasokan nitrit terhadap kesuburan tanah berkurang.

Baca Juga :