Mediasi BAPMI adalah
Posted in: Pendidikan

Mediasi BAPMI adalah

Mediasi BAPMI adalah

Mediasi BAPMI adalah
Mediasi BAPMI adalah
Mediasi
Mediasi BAPMI adalah cara penyelesaian masalah melalui perundingan di antara para pihak yang bersengketa dengan bantuan pihak ketiga yang netral dan independen  yang disebut Mediator. Mediator tidak memberikan keputusan atas masalah, ia hanya fasilitator pertemuan guna membantu masing-masing pihak memahami perspektif, posisi dan kepentingan pihak lain sehubungan dengan permasalahan yang tengah dihadapi dan bersama-sama mencari solusi penyelesaiannya. Tujuan dari Mediasi adalah dicapainya perdamaian di antara para pihak yang bermasalah. Permasalahan yang dapat diajukan kepada Mediasi BAPMI harus memenuhi 4 unsur :
  1. hanyalah permasalahan perdata yang timbul di antara para pihak sehubungan dengan kegiatan di bidang pasar modal
  2. terdapat kesepakatan di antara para pihak bahwa permasalahan akan diselesaikan melalui Mediasi BAPMI
  3. terdapat permohonan tertulis dari para pihak kepada BAPMI
  4. permasalahan tersebut bukan merupakan perkara pidana dan administrasi, seperti manipulasi pasar, insider trading, dan pembekuan/pencabutan izin usaha.

 

Secara garis besar tahapan dalam proses Mediasi adalah sebagai berikut:
  1. Penunjukan Mediator
  2. Pertemuan pendahuluan untuk menyepakati aturan main/prosedur Mediasi dan jadwal pertemuan serta target dari masing-masing pertemuan
  3. Pertemuan (hearing) dalam rangka mengumpulkan informasi dan mengidentifkasi masalah
  4. Pertemuan (hearing) dalam rangka mengeksplorasi perspektif, posisi dan kepentingan para pihak
  5. Pertemuan (hearing) dalam rangka menginventarisir dan mengembangkan opsi-opsi penyelesaian
  6. Pertemuan (hearing) dalam rangka mengevaluasi opsi-opsi penyelesaian
  7. Pertemuan (hearing) dalam rangka membuat kesimpulan
  8. Pertemuan terakhir (final hearing) dalam rangka membuat kesepakatan perdamaian.

 

Perdamaian yang dicapai oleh para pihak melalui proses Mediasi BAPMI akan dituangkan ke dalam akta perdamaian yang berbentuk Berita Acara Penyelesaian Sengketa dan ditandatangani oleh para pihak. Kesepakatan yang dicapai oleh para pihak dalam proses Mediasi bersifat final dan mengikat. Akta perdamaian harus didaftarkan kepada Pengadilan Negeri setempat paling lambat 30 hari setelah ditandatangani, dan harus segera dilaksanakan dalam jangka waktu 30 hari sejak didaftarkan. Apabila kesepakatan tidak dilaksanakan dalam jangka waktu tersebut di atas, maka:
  1. Tindakan tersebut dianggap sebagai pelanggaran perjanjian
  2. Pihak yang berkepentingan dapat menyampaikan pengaduan kepada pengurus dari asosiasi/organisasi dimana ia menjadi anggota
  3. Asosiasi/organisasi dimana pihak yang berkepentingan menjadi anggota dapat menyampaikan pengaduan kepada Badan Pengawas Pasar Modal dan asosiasi/organisasi dimana pihak yang tidak bersedia melaksanakan akta perdamaian menjadi anggota.

Sumber : https://ekonomija.org/