Posted in: Kuliner

Lingkungan Pendidikan Masyarakat

Lingkungan Pendidikan Masyarakat

Secara sederhana masyarakat dapat diartikan sebagai kumpulan individu dan kelompok yang diikat oleh kesatuan negara, kebudayaan dan negara. Setiap masyarakat mempunyai cita-cita, peraturan-peraturan dan sistem kekuasaan tertentu. Lembaga pendidikan ini berorientasi langsung kepada hal-hal yang bertalian dengan kehidupan. Pendidikan masyarakat merupakan pendidikan yang menunjang pendidikan keluarga dan sekolah. Masyarakat besar pengaruhnya dalam memberi arah terhadap pendidikan anak, terutama para pemimpin masyarakat atau penguasa yang ada di dalamnya.

Corak dan ragam pendidikan yang dialami seseorang dalam masyarakat meliputi segala bidang, baik pembentukan kebiasaan-kebiasaan, pembentukan pengertian (pengetahuan) sikap dan minat, maupun pembentukan kesusilaan dan keagamaan. Dalam perkembangannya lembaga pendidikan islam menjadi sarana pengembangan pribadi kearah kesempurnaan. Lembaga pendidikan kemasyarakatan islam dapat mengambil bentuk organisasi kepanduan, perkumpulan pemuda, olahraga, kesenian, remaja mesjid, majlis taklim, koperasi, pusat keterampilan dan lain-lain.

Meurut kami Lingkungan masyarakat sangat berperan penting bagi proses pembelajaran seorang anak. Apabila seorang anak tinggal dalam suatu lingkungan masyarakat yang baik, maka akan ada kemungkinan besar, prilaku anak itu akan menjadi baik, dan juga sebaliknya jika seorang anak tinggal dalam suatu lingkungan masyarakat yang tidak baik, maka akan ada kemungkinan besar, prilaku anak itu akan menjadi  tidak baik.

Dalam konteks pendidikan, masyarakat merupakan lingkungan pendidikan tersier yang merupakan pendidikan terakhir, tapi bersifat permanen. Pembelajaran di lingkungan pendidikan masyarakat diperoleh dengan  cara bersosialisasi. Kebudayaan adat istiadat dan kondisi masyarakat setempat merupakan sebagai lingkungan material. Pendidikan yang dialami dalam masyarakat ini, telah mulai ketika anak mulai dalam masa pertumbuhan untuk beberapa waktu setelah lepas dari asuhan keluarga dan berada di luar dari pendidikan sekolah. Dengan demikian, pengaruh pendidikan tersebut sangat besar dampaknya untuk anak.

Pengaruh-pengaruh dari masyarakat ini ada yang bersifat positif terhadap pendidikan anak, tetapi sebaliknya banyak pula yang bersifat negatif. Yang dimaksud dengan pengaruh yang bersifat positif di sini ialah, segala sesuatu yang membawa pengaruh baik terhadap pendidikan dan perkembangan anak yang menuju kepada hal-hal yang baik dan berguna bagi kehidupan bersama, maupun berguna bagi  anak itu sendiri.

Pengaruh yang positif dari masyarakat ini banyak kita jumpai dalam perkumpulan-perkumpulan pemuda, organisasi-organisasi pelajar atau mahasiswa, maupun organisasi-organisasi lain. Tetapi, perlu ditekankan di sini, bahwa organisasi atau perkumpulan pemuda yang memberikan pengaruh positif ini ialah organisasi atau perkumpulan pemuda yang diorganisasi secara baik dan “legal”.

Sedangkan yang dimaksud dengan pengaruh yang bersifat negatif yaitu, segala macam pengaruh yang menuju kepada hal-hal yang tidak baik dan merugikan bagi pendidikan dan perkembangan anak itu.

Pengaruh yang bersifat negatif ini tidak terhitung banyaknya di dalam masyarakat, dan pengaruh yang negatif ini sangat mudah diterima oleh anak , dan sangat kuat meresap di hati anak. Anak yang tadinya baik di rumah, setelah mendapat pengaruh dari temannya, akhirnya bisa menjadi anak berandalan. Oleh karena itu menjadi tugas dari orang tua untuk selalu mengadakan pengawasan terhadap putra-putrinya. Orang tua harus tahu dan mengawasi selalu, dengan siapa anaknya itu bergaul. Maksudnya di sini bukan untuk membeda-bedakan kawan, tetapi untuk menjaga, agar si anak tidak terlanjur memperoleh pengaruh-pengaruh yang tidak diinginginkan.

Sumber :

https://namabayi.co.id/apple-benarkan-perlambat-kinerja-iphone-lama/