Posted in: Perikanan

Konteks Sosial dan Pengaruh Intelektual

Konteks Sosial dan Pengaruh Intelektual

Pada masa Simmel hidup, Berlin merupakan suatu pusat penting untuk pelbagai aliran intelektual. Tentu saja, aliran ini mempengaruhi perkembangan intelektual Simmel. Selain aliran intelektual yang berkembang, pada saat itu Jerman mengalami perkembangan yang meledak dalam industri kapitalis dan urbanisasi yang meningkat pesat di Berlin adalah pusat kegiatan ekonomi dan perdagangan.

Kehidupan intelektual cenderung memisahkan diri dari kehidupan sosial praktis dan politik. Dalam keadaan demikian Simmel memperlihatkan ketidakterlibatannya dalam bidang politik. Jika Simmel berbicara tentang masalah sosial politik atau ekonomi maka hal itu digunakan untuk menggambarkan pokok-pokok pemikiran teoritisnya yang umum.

Tokoh-tokoh yang mempengaruhi pemikiran Simmel adalah Spencer mengenai kompleksitas sosial yang semakin bertambah. Imanuel Kant yang tercermin dalam pembedaan antara bentuk dan isi sedangkan Hegel mengenai analisa yang bersifat dialektika.

Munculnya Masyarakat Melalui Interaksi

Simmel memberikan suatu konsep tentang masyarakat melalui interaksi timbal balik. Masyarakat dipandang lebih daripada hanya sebagai suatu kumpulan individu sebaliknya masyarakat menunjuk pada pola interaksi timbal balik antara individu. Pendekatan Simmel meliputi pengidentifikasian dari penganalisaan bentuk-bentuk yang berulang atau pola-pola “sosiasi” (sociation). Sosiasi adalah terjemahan dari kata “ Vergesellschaftung (Jerman), yang secara harafiah berarti proses dimana masyarakat itu terjadi. Dengan demikian jika individu-individu saling berhubungan dan saling mempengaruhi, maka terbentuklah suatu masyarakat. Proses interaksi timbal balik itu bisa bersifat sementara dan berlangsung lama.

Syarat-syarat munculnya interaksi;

– Emosi identik dengan kemauan yakni yang mendorong seseorang untuk berinteraksi.