Posted in: Perikanan

 Ketinggian Tempat

Table of Contents

 Ketinggian Tempat

Mawar tumbuh baik pada:

  1. Ketinggian 560-800 m dpl, suhu udara minimum 16-18 derajat C dan maksimum 28–30 derajat C.
  2. Ketinggian 1100 m dpl, suhu udara minimum 14-16 derajat C, maksimum 24–27 derajat C.
  3. Ketinggian 1400 m dpl, suhu udara minimum 13,7-15,6 derajat C dan maksimum 19,5-22,6 derajat C.

Di daerah tropis seperti Indonesia, tanaman mawar dapat tumbuh dan produktif

berbunga di dataran rendah sampai tinggi (pegunungan) rata-rata 1500 m.

  1. Perbanyakan Secara Vegetatif

Perbanyakan vegetatif yang dilakukan antara lain :

  1. Setek

Perbanyakan vegetatif dengan stek batang pada tanaman mawar biasanya digunakan sebagai persiapan batang bawah untuk okulasi dan grafting. Bahan setek yang baik adalah batang atau cabang dari tanaman yang telah berkayu cukup keras, berdiameter sebesar pensil dan tumbuh dengan baik.Batang bawah yang dipakai adalah dari rosa multic dan rosa multiflora. Kedua varietas ini memiliki perakaran yang kuat. Pangkal setek dipotong membentuk sudut 45O, kemudian direndam kedalam larutan Rootone1gr/liter selama kurang lebih 15 menit. ZPT tersebut berguna untuk merangsang perakaran setek mawar. Rosa multic lebih banyak digunakan karena dapat berakar setelah 3-4 bulan sedangkan rosa multiflora berakar setelah 4-6 bulan.

  1. Okulasi

Pada prinsipnya, teknik okulasi dilakukan untuk mengkombinasikan dua jenis mawar atau lebih.Okulasi baru dapat dilakukan setelah batang bawah mempunyai perakaran yang kuat. Batang bawah yang digunakan adalah R.multic dan R.multiflora Rosa multic lebih mempunyai kulit yang tebal sehingga lebih mudah diokulsi.Okulasi dilakukan dengan membuat irisan kearah bawah dengan mengikut sertakan sedikit jaringan kayu. Irisan kira-kira lebarnya 4-5mm, panjang 1,5-2cm, dan tebal 1-2mm.Pada saat mengambil entres atau btang atas, daun dibuang lalu dibuat irisan berupa kepingan dengan mata tunas terletak ditengah-tengah. Ukuran irisan sama dengan irisan pada batang bawah. Setelah entres ditempel, okulasi diikat dengan menggunakan tali rafia dan diletakan dibawah naungan.

 

  1. Grafting

Grafting merupakan teknik perbanyakan vegetatif dengan cara menggabungkan dua buah kambium dari batang atas dan batang bawah. Batang bawah yang di pakai adalah varietas multic dan multiflora, sedangkan batang atas yang digunakan berasal dari varietas yang di unggulkan atau dengan sifat yang di inginkan.Dengan memakai teknik perbanyakan ini, sifat dari kedua varietas dapat digabungkan yaitu perakaran kuat dan kualitas bunga yang tinggi atau sifat unggul lainnya. Keberhasilan penyambungan sebagian besar disebabkan oleh hubungan kambium yang rapat dari kedua tanaman ( Batang bawah dan Batang atas ),yang disambungkan atau terjadi pertautan antara jaringan meristematik keduanya.

  1. Stenting

Stenting merupakan gabungan dari penyetekan dan penyambungan dilakukan saat bersamaan. Batang bawah dipotong sepanjang kurang lebih 5 cm dan membentuk sudut 30O batang bawah dan batang atas disambungkan satu sama lain dengan penjepit.Media tanaman yang dipakai adalah arang sekam.Tanaman ditempatkan dalam rumah plastik yang intensitas cahayanya 55 %.Intensitas cahaya dapat diatur dengan pemasangan paranet 55%.Periode pengkabutan diatur setiap 8 menit selama 10 detik.

baca juga :