Posted in: Pendidikan

Hubungan Sekolah dengan Masyarakat

Hubungan Sekolah dengan Masyarakat

Hubungan sekolah dengan masyarakat sebenarnya merupakan penyederhanaan konsep dimana sekolah salah satu pranata pendidikan dan pranata pendidikan merupakan salah satu pranata masyarakat. Oleh karena itu, sekolah merupakan bagian dari masyarakat. Ada 2 macam dalam hubungan sekolah dengan masyarakat yaitu Hubungan transaksional antara sekolah dengan masyarakat serta hubungan transmisi dan transformasi.

Maksud dari hubungan transaksional antara sekolah dengan masyarakat yaitu sekolah sebagai partner masyarakat dalam melakukan fungsi pendidikan dan sekolah sebagai produsen yang melayani pesanan-pesanan pendidikan dari masyarakat.  Cara atau hal hal yang bisa dilakukan yaitu melalui aktivitas kurikuler para siswa (mengumpulkan bahan pengajaran dari masyarakat, kegiatan pengabdian pada masyarakat, magang, dsb). Yang kedua yaitu aktivitas para guru  (kunjungan ke rumah siswa, dll). Yang ketiga yaitu kegiatan ekstrakurikuler (melakukan kegiatan ekstrakurikuler denganmelibatkan masyarakat). Yang keempat yaitu kunjungan orangtua / anggota masyarakat ke sekolah (saat kenaikan kelas, ultah sekolah, dsb) serta melalui media massa (publikasi mengenai kegiatan sekolah lewat televisi, dsb). Hubungan transmisif terjadi manakala sekolah berperan sebagai pewarisan kebudayaan. Sedangkan, hubungan transformasif terjadi manakala sekolah berperan sebagai agen pembaharu dalam kebudayaan masyarakat tersebut. Hal tersebut dapat dilakukan dengan  cara reproduksi budaya yaitu siswa diajarkan untuk menggali unsur-unsur budaya yang telah ada dalam masyarakatnya. Lalu, difusi kebudayaan yaitu siswa diajarkan agar dapat menyebarluaskan unsur-unsur yang dinilai positif dan belum berkembang dalam masyarakatnya. Kemudian, berpikir kreatif yaitu berpikir alternatif, dan berani “tampil beda”

Sumber :

https://jilbabbayi.co.id/lithuania-akan-larang-penggunaan-perangkat-lunak-kaspersky/