Aqiqah adalah: Hukum, Kondisi, Waktu, Cara, Hikmah, Makna, Distribusi, Kegunaan

Arti aqiqah
Buka baca cepat

Aqiqah adalah hewan kurban dalam hukum Islam sebagai salah satu bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. tentang bayi yang lahir di dunia dengan determinasi khusus berdasarkan ajaran Islam. Aqiqah artinya memotong hewan seperti kambing pada hari ke 7 bayi lahir. Karena bahasanya, Aqiqah berarti penyembelihan. Hukum akikah itu sunnah muakkad, menurut orang yang mampu dan menurut ulama, aqiqah itu wajib.
Hukum Aqiqah

Aqiqah-adalah-Hukum-Kondisi-Waktu-Cara-Hikmah-Makna-Distribusi-Kegunaan
Hukum aqiqah bagi kedua orang tua tunggal yang baru lahir adalah Sunnah Muakkad, dan menurut ulama, aqiqah itu wajib. Pada hari ke 7 setelah lahir, rambut bayi yang belum lahir dicukur dan diberi nama. Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) bersabda:

Kondisi Aqiqah

Hewan aqiqah merupakan jenis kambing dan domba yang sehat dan berumur minimal enam bulan hingga satu tahun. Pada anak laki-laki keadaan aqiqah adalah 2 kambing atau domba, pada anak perempuan 1 kambing atau domba. Ketentuan hewan aqiqah, ketentuan atau ketentuan hewan aqiqah sama dengan ketentuan atau ketentuan hewan kurban, yaitu umurnya cukup, yaitu cukup atau lebih dari setahun, dan hewan tersebut sehat jasmani tanpa syarat. aqiqah – Hewan memiliki cacat.

Waktu penerapan aqiqah

Penyembelihan hewan sehubungan dengan kelahiran janin atau kondisi dilakukan pada hari ke-7 kelahiran janin. Namun bila telah lewat hari ke 7 maka penerapan aqiqah dapat dilakukan pada hari ke 14 atau pada hari ke 21 sesuai dengan penjelasan hadits di bawah ini:

Bagaimana melakukan aqiqah

Berikut beberapa tata cara pelaksanaan aqiqah, yaitu sebagai berikut:

Sebelum menyembelih hewan, seseorang harus terlebih dahulu membaca Basmallah
Kemudian bacalah doa Nabi dan Rasul
Dibantai oleh ustadz yang tahu aqiqah
Setelah disembelih, daging hewan tersebut dapat dibagikan kepada anak yatim piatu atau dimasak dan dibagikan kepada tetangga.
Selain itu, rambut bayi dicukur dan diberi nama agar kelak menjadi anak yang shalih dan taat.

Baca lebih lanjut: Pentingnya Hibah
Hikmah Aqiqah

Berikut sepenggal hikmah dalam mengamalkan aqiqah, yaitu sebagai berikut:

Melakukan Sunnah Nabi Muhammad SAW meniru Nabi Ibrahim USA dan Nabi Ismail USA.
Jauhi rayuan dan bisikan setan atau jin yang menutup mata bayi saat lahir
Salah satu perintah untuk menyembah Allah SWT dan bersyukur atas penghidupan yang dibagikan di dunia dalam bentuk bayi.
Dapat mempererat ikatan kedamaian dan kekeluargaan antar komunitas
Lepaskan anak itu dari jaminan
Pertahanan Orang Tua di Masa Mendatang
Pembebasan anak-anak dari bencana dan kehancuran, seperti pengorbanan Nabi Ismail, putra Nabi Ibrahim AS, AS

Arti aqiqah

Aqiqah adalah penyembelihan kambing untuk anak yang baru lahir, yang dicukur pada hari ketujuh setelah lahir dan diberi nama sesuai dengan anak tersebut. Pembantaian itu merupakan ungkapan rasa syukur atas kelahiran bayi laki-laki dan perempuan.
Jurusan Daging Aqiqah

Daging aqiqah dapat dibagi menjadi tiga bagian: (1) – dimakan sendiri, (2) – diberikan kepada fakir miskin, (3) – diberikan kepada tetangga, saudara, kerabat, dll.

Catatan:
Sebaiknya daging aqiqah / kambing dipotong-potong dan dimasak terlebih dahulu setelah daging dibagikan kepada fakir miskin, yatim piatu, kerabat dan tetangga muslim terdekat yang dimasak terlebih dahulu untuk memudahkan pembagian. Lebih baik mengirimkan daging aqiqah yang sudah dimasak kepada fakir yang malang daripada mengajak mereka datang ke rumah kita untuk makan dan minum karena lebih baik untuk menjaga kehormatan mereka dan tidak membangkitkan unsur riyah. Kecuali jika kami mengundang mereka dengan maksud mendengarkan nasihat tentang percakapan agama. Namun sebagaimana sunnah Nabi SAW, daging harus dibagikan kepada tetangga yang miskin dan kaya sebagai ungkapan rasa syukur dari mereka yang melaksanakannya, dan semoga mereka yang menerimanya tergerak untuk mendoakan anak yang baik .. (At -thiflu Wa Ahkamuhu / Ahmad bin Ahmad Al-Isawiy, hal. 197). Biasanya daging Aqiqah Disunnah dibagikan dalam bentuk makanan matang siap santap. Sedangkan daging hewan kurban adalah sunnah, dibagikan dalam keadaan mentah.

 

LIHAT JUGA :

https://rollingstone.co.id/
https://www.gurupendidikan.co.id/
https://www.dosenpendidikan.co.id/
https://www.kuliahbahasainggris.com/
https://www.sekolahbahasainggris.co.id/
https://www.ilmubahasainggris.com/
https://www.dulurtekno.co.id/
https://teknosentrik.com/
https://www.mobifrance.com/