Neraca Pembayaran yang Timpang

Neraca Pembayaran yang Timpang

Neraca Pembayaran yang Timpang

Neraca Pembayaran yang Timpang
Neraca Pembayaran yang Timpang

Neraca pembayaran atau Balance of Payment (BOP) adalah catatan tentang transaksi ekonomi internasional suatu negara terhadap negara lainnya dalam kurun waktu tertentu (umumnya dalam dala periode 1 tahun).

Dalam BOP ini akan terlihat kemampuan/produktivitas penduduk suatu negara terhadap penduduk negara lainnya yang tercermin dari defisit atau surplusnya suatu perdagangan dan keluar masuk modal. Sepintas akan sangat menguntungkan bila BOP suatu negara mengalami surplus, dan sangat merugikan bila defisit, akan tetapi tidak demikian kenyataan dalam politik ekonominya.

Neraca pembayaran yang timpang maksudnya adalah adanya kesenjangan antara jumlah perolehan dari ekspor dengan pembayaran untuk impor. Bila impor terlalu besar maka devisa akan semakin semakin berkurang, nilai tukar mata uang lokal relatif akan jatuh, industri dalam negeri berbasis impor akan banyak yang mati dan lain sebagainya.

Sedangkan bila ekspor terlalu besar maka nilai mata uang lokal akan menguat terhadap mata uang luar negeri (valas) dan akan berdampak pada semakin naiknya impor yang akan menyebabkan matinya industri yang berbasiskan bahan baku dalam negeri (bahan baku asli negeri sendiri). Itulah sebabnya neraca pembayaran luar negeri haruslah seimbang (diusakahan seimbang).

Sumber : https://www.diigo.com/item/note/74×26/058o?k=28ad883a2d2df097782a442a3d8a5786