Talenta Seni Anak Mesti Dikembangkan

Talenta Seni Anak Mesti Dikembangkan

Talenta Seni Anak Mesti Dikembangkan

Talenta Seni Anak Mesti Dikembangkan
Talenta Seni Anak Mesti Dikembangkan

Kemen­terian Pen­didikan dan Kebu­dayaan (Kemen­dikbud) menekan­kan pen­tingnya peng­embangan seni

dan kreativitas pada anak untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. Sehingga nantinya anak mampu mengkolaborasikan seni dan teknologi. ”Anak harus diasah kemampuan seninya, agar tidak hanya pintar dari teknik (ilmu atau teori). Jika dia menciptakan suatu teknologi bisa diselipkan unsur seni,” kata Direktur Pem­binaan SD, Khamim.

Khamim menilai, selama ini pembelajaran seni dan budaya di sekolah juga belum optimal.

Di jenjang SD misalkan, mata pelajaran seni diajarkan selama 32 jam per minggu untuk kelas 1, selama 34 jam per minggu untuk siswa kelas 2 dan 36 jam untuk kelas 3 keatas. ”Pembelajaran seni selama 32 jam per minggu untuk siswa kelas 1 SD sebenarnya cukup. Hanya materinya saja yang perlu ditingkatkan. Karena ada masih ada sekolah yang minim guru keseniannya,” ucapnya.

Karena itu dia menyambut baik upaya pihak swasta seperti Faber-Castell yang turut berkontribusi

mengembangkan talenta seni anak. Karena anak memang mem­butuhkan wadah lomba-lomba untuk meningkatkan bakat seninya.”Kemampuan seni maki terasah lewat lomba-lomba. Kami berharap, upaya yang dila­kukan Faber-Castell ini bisa di­contoh perusahaan swasta lainnya,” ujarnya

 

Baca Juga :