Ajarkan al Ma’un, Guru dan Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Bagikan 550 Kantong Daging Kurban

Ajarkan al Ma’un, Guru dan Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Bagikan 550 Kantong Daging Kurban

Ajarkan al Ma’un, Guru dan Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Bagikan 550 Kantong Daging Kurban

Ajarkan al Ma’un, Guru dan Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Bagikan 550 Kantong Daging Kurban
Ajarkan al Ma’un, Guru dan Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Bagikan 550 Kantong Daging Kurban

Di antara agenda tahunan Sekolah Pendidikan Karakter berbasis TIK dan

Budaya SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta yaitu penyembelihan hewan kurban.

Hal tersebut dimaksudkan sebagai program latihan dan menyemarakkan hari raya Idul Adha.

Ketua Panitia Ahmad Syaifuddin, mengatakan hewan kurban yang di sembelih kali ini sebanyak dua ekor sapi dan sepuluh ekor kambing.

Menurutnya Hari Raya Kurban adalah momentum meningkatkan iman dan taqwa

berupa mengamalkan perintah, mempertinggi rasa rela berkorban dan kasing sayang terhadap kaum dhu’afa sekaligus ungkapan rasa syukur atas segala nikmat-Nya, di dalamnya ada dakwah bil hal.
Baca Juga : Mahasiswa Unisri Gelar Sekolah Gencar Karakter

“Pada Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah tahun ini kita bagikan sebanyak 550

kantong daging kurban, sementara hewan kurban yang dipotong untuk sapi sebanyak dua ekor, tujuh ekor kambing dan kambing tiga ekor untuk sekolah mitra, spirit al Ma’un mengajarkan memberi manfaat bagi umat,” kata dia.
Baca Juga : Perlu Tidak Rangking bagi Anak? Simak Kata Pakar Ini

Hewan kurban ini semuanya berasal dari peserta didik baik dari kelas I hingga kelas VI A, B, C, dan D, 4 guru yaitu, Danardono Sri Pamungkas, Novi Saptina, Yuliarto Wiku Prabowo, M. Eksanto, Driver sekolah Joko Waluyo dan satu siswa kelas 2 A.

Daging kurban diberikan di antaranya kepada tukang becak, tetangga guru pra sejahtera, kaum lansia dan warga di sekitar sekolah.
Baca Juga : Pendidikan Karakter Dapat Dilakukan Melalui Dasa Dharma Pramuka

Sementara itu, salah satu siswa bernama Rizky Anugerah bercerita kalau dia pernah melihat kambing disembelih sambil mengarahkan tangannya ke leher usai menyerahkan satu ekor kambing. Setelah itu dia berkata,

 

Sumber :

https://jakarta.storeboard.com/blogs/education/isi-teks-proklamasi/976020