Faktor Pendidikan

Faktor Pendidikan

Faktor Pendidikan

Faktor Pendidikan
Faktor Pendidikan

Menurut Sutari Imam Bernadib (dalam Hasbulloh, 1999: 9-10)

bahwa perbuatan mendidik dan dididik memuat faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi dan menentukan, yaitu:

  1. Adanya tujuan yang hendak di capai.
  2. Adanya subjek manusia yang melakukan pendidikan
  3. Yang hidup bersama dalam dalam lingkungan hidup tertentu (milieu)
  4. Yang menggunakan alat tertentu untuk mencapai tujuan.

Antara faktor yang satu dan faktor yang lainnya, tidak bisa dipisahkan, karena kesemuanya saling mempengaruhi.

Faktor Tujuan

Faktor Tujuan Bagi Pendidikan

Di dalam UU Nomor 2 tahun 1989 secara jelas disebutkan Tujuan Pendidikan Nasional, yaitu “Mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan ketrampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantab dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.”

Sesungguhnya faktor tujuan bagi pendidikan adalah:

  1. Sebagai Arah Pendidikan, tujuan akan menunjukkan arah dari suatu usaha, sedangkan arah menunjukkan jalan yang harus ditempuh dari situasi sekarang kepada situasi berikutnya.
  2. Tujuan sebagai titik akhir, suatu usaha pasti memiliki awal dan akhir. Mungkin saja ada usaha yang terhenti karena sesuatu kegagalan mencapai tujuan, namun usaha itu belum bisa dikatakan berakhir. Pada umumnya, suatu usaha dikatakan berakhir jika tujuan akhirnya telah tercapai.
  3. Tujuan sebagai titik pangkal mencapai tujuan lain, apabila tujuan merupakan titik akhir dari usaha, maka dasar ini merupakan titik tolaknya, dalam arti bahwa dasar tersebut merupakan fundamen yang menjadi alas permulaan setiap usaha.
  4. Memberi nilai pada usaha yang dilakukan (Hasbulloh, 2005)

 

  Faktor pendidik

Pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan (UU No 20 Tahun 2003).

 

Faktor anak didik

Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu (UU No 20 Tahun 2003). Sedangkan menurut Imam Barnadib (dalam Hasbulloh, 2005) anak didik dalam arti umum adalah setiap orang yang menerima pengaruh dari seseorang atau kelompok orang yang menjalankan pendidikan. Sedangkan dalam arti sempit anak didik adalah anak (pribadi yang belum dewasa) yang diserahkan kepada tanggung jawab pendidik

Sumber : http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/pengertian-akhlak/