Pembahasan Macam-Macam Air

Pembahasan Macam-Macam Air

Pembahasan Macam-Macam Air

Pembahasan Macam-Macam Air
Pembahasan Macam-Macam Air

Macam-Macam Air

Secara umum ada tiga macam air

  1. Air Mutlak
  2. Air Mudhaf
  3. Air Mutanajjis

Air mutlak

Air mutlak adalah air yang suci dan menyucikan hadats dan khobats (kotoran manusia dan air kencing) Terdapat 7 jenis air mutlak yaitu

air laut,

air sungai,

air telaga,

air hujan,

air mata air,

air embun,

air yang diam (Ada dua macam air diam yakni air yang banyak dan air yang sedikit. Air yang banyak adalah air yang mencapai satu kurr).

catatan:

1 kurr kira-kira 374 liter. Kalau menggunakan jengkal tangan [normal] kira-kira panjang tiga setengah, lebar tiga setengah, dalam tiga setengan. [jengkal]

Air mudhaf

Air mudhaf adalah air yang suci tetapi tidak menyucikan hadats dan khobats (kotoran) seperti air buah-buahan (air jeruk, air anggur, air delima dll.), atau air yang telah dicampur dengan zat lain seperti: air gula, air garam, air kopi, air bunga mawar dll.

Air mutanajjis

Air mutanajjis adalah air mutlak yang sudah bersentuhan atau bercampur dengan benda-benda najis seperti, kotoran, kencing, darah dan lain-lain sehingga tidak suci dan menyucikan. Air mutlak yang sedikit ketika bersentuhan dengan benda najis, maka berubah menjadi mutanajjis, sekalipun tidak berubah salah satu sifatnya, yakni warna, bau dan rasanya. Sedangkan air mutlak yang banyak akan berubah menjadi mutanajjis jika bersentuhan dengan benda najis dan berubah salah satu sifatnya (baunya, rasanya, atau warnanya).

Demikian pula air mutlak lainnya (air yang mengalir, sumber air, air sumur dan air hujan) akan menjadi mutanajjis jika bersentuhan dengan benda najis dan berubah salah satu sifatnya.

Air diam

Air diam yang bersambung dengan air yang mengalir dihukumi sama dengan air yang mengalir dalam arti air itu tidak menjadi mutanajjis jika bersentuhan dengan benda najis kecuali jika berubah salah satu sifatnya.

Yang dimaksud dengan air hujan di atas adalah air yang tengah turun dari langit atau yang terkumpul darinya di saat hujan turun.

Air musta’mal

Air musta’mal (air yang sudah terpakai) untuk wudhu’ masih suci dan menyucikan demikian pula yang musta’mal dari hadas besar (mandi wajib) suci dan menyucikan dari hadats dan khobats. Air musta’mal untuk khobats disebut “ghasalah” dan hukumnya mutanajjis.

Air musyammas

Air musyammas yaitu air yang sudah terkena terik matahari yang menjadikan air itu hangat atau bahkan panas, sehingga hukum airnya suci tetapi tidak mensucikan. air ini sama halnya dengan air mudhof. tetapi secara khusus. yaitu sama – sama hukumnya suci tetapi tidak bisa dipakai untuk bersuci.

Baca Juga: