Pemeliharaan Tanaman Bawah Putih

Pemeliharaan Tanaman Bawah Putih

Pemeliharaan Tanaman Bawah Putih

Pemeliharaan Tanaman Bawah Putih
Pemeliharaan Tanaman Bawah Putih

Aplikasi pemupukan di lakukan dengan membenamkan pupuk di dalam larikan di samping barisan tanaman seperti cara memberikan pupuk dasar. Penggunaan pupuk anorganik ini dapa di imbang dengan pemberian pupuk organik maupun kompos yang di sesuaikan dengan kebutuhan tanaman.

Penjarangan Dan Penyulaman

Bawang yang di tanam Kadang-kadang tidak tumbuh, Karena kesalahan teknis penanaman atau faktor Bibit. Tidak mengherankan jika dalam suatu lahan ada tanaman yang tidak tumbuh sama sekali. Ada yang tumbuh lalu mati, Dan juga ada yang tumbuhnya tidak sempurna samasekali, Apabila keadaan ini di biarkan saja, Maka produksi yang di kehendaki tidak tercapai, Oleh sebab itu untuk mendapatkan pertumbuhan yang seragam, Seminggu setelah tanam di lakukan penyulaman terhadap bibit yang tidak tumbuh atau pertumbuhanya tampak tidak sempurna. Biasanya untuk penyulaman di persiapkan bibit yang di tanam sekitar tanaman pokok atau juga di siapkan di tempat yang khusus. Persiapan bibit cadangan ini di lakukan bersamaan dengan penanaman tanaman pokok.

Penyiangan

Pada penanaman bawang putih, Penyiangan dan penggemburan dapat di lakuan 2 kali atau lebih, Hal seperti ini sangat tergantung pada kondisi selama satu musim tanam. Penyiangan dan penggemburan yang pertama kali di lakukan pada saat tanaman berumur 2-3 minggu setelah tanam. Adapun penyiangan berikutnya di laksanakan pada umur 4-5 minggu setelah tanam, Dan apabila gulma masih leluasa tumbuh, Perlu sekali di siang kembali, Pada saat umbi terbentuk, Penyiangan dan penggemburan harus di lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak akar dan umbu yang baru.

Pembubunan

Dalam penanaman bawang putih perlu di lakukan pembubunan, Pembubunan terutama di lakukan pada tepi bedengan yang sering kali lonsor ketika di airi. Pembubunan sebaiknya mengambil tanah dari selokan atau parit di sekeliling bedengan, Agar bedengan menjadi lebih tinggi dan parit menjadi lebih dalam sehingga drainase menjadi normal kembali. Pembubunan juga berfungsi memperbaiki struktur tanah dan akar yang keluar di permukaan tanah tertutup kembali sehingga tanaman berdiri kuat dan ukuran umbi yang di hasilkan dapat lebih Besar.

Pemupukan

Pemberian pupuk di lakukan dengan 2 Tahap, Yaitu sebelum tanam atau persamaan dengan penanaman sebagai pupuk dasar dan sesudah penanaman sebagai pupuk susulan. Unsur hara utama yang di perlukan dalam pemupukan adalah N, P, dan K dalam bentuk N, P205, dan K20. Unsur-unsur hara lainya dapat terpenuhi dengan pemberian pupuk kandang. Perkiraan dosis dan waktu aplikasi Pemupukan.

Bawang putih memerlukan sulfur dalam jumlah yang cukup banyak. Unsur ini mempengaruhi rasa dan aroma ciri khas bawang putih. Oleh sebab itu apabila menggunakan KCI sebagai sumber kalim. Maka sebagai sumber nitrogen sebaiknya menggunakan pupuk ZA. Jika sebagai sumber nitrgen di gunakan urea. Maka untuk sumber kalium sebaiknya di gunakan ZK. Hal seperti ini di lakukan agar kebutuhan sulfur tetap terpenuhi, Berdasarkan kebutuhan unsur hara yang diatas. Jumlah pupuk yang akan di pergunakan dapat di hitung berdasarkan jenis dan kandungan unsur hara nya.

Pengairan Dan Penyiraman

Penyiraman air dapat di lakukan dengan menggunakan gembor atau dengan menggenangi saluran di air di sekitar bedengan. Cara yang terakhir di namakan sistim Leb. Penyiraman dengan gembor, Untuk bawang yang baru di tanam, di usahakan lubang gembornya kecil agar air yang keluar juga kecil, Sehingga tidak merusak tanah di sekitar Bibit. Apabila air yang keluar Besar, Maka posisi benih dapat berubah, Bahkan dapat mengeluarkanya dari dalam Tanah.

Pada awal penanaman, Penyiraman di lakukan setiap hari, Dan setelah tanaman tumbuh baik, Frekuensi pemberian air di jarangkan, Menjadi seminggu sekali. Pemberian air di hentikan pada saat tanaman telah tua atau menjelang panen. Kira-kira berumur 3 bulan setelah tanam atau pada saat daun tanaman telah mulai menguning.

 

Sumber: https://www.bertani.co.id