Hama Yang Biasa Menyerang Tanaman Bawang Merah

Hama Yang Biasa Menyerang Tanaman Bawang Merah

Hama Yang Biasa Menyerang Tanaman Bawang Merah

Hama Yang Biasa Menyerang Tanaman Bawang Merah
Hama Yang Biasa Menyerang Tanaman Bawang Merah

Ulat Tanah (Agrotis ipsilon Hufn)

Larva ulat tanah aktif menyerang tanaman bawang merah pada malam hari dengan cara memotong pangkal batang tanaman muda, Sedangkan pada siang harinya Larva ulat bersembunyi di dalam Celah-celah tanah. Yang biasanya dengan posisi tubuh melingkar. Pengendalian hama ini secara kimiawi menggunakan insektisida berbahan aktif karbofuran. Dosis/konsentrasi sesuai dengan petunjuk pada kemasan.

Hama Putih (Thrips tabaci Lind)

Siklus hidup Thrips berlansung selama 3 minggu. Di daerah tropis, Siklus hidup hanya berlangsung selama 7-12 hari, Sehingga dalam 1 tahun dapat mencapai 5-10 generasi. Setiap ekor Shtrips betina dapat menghasilkan telur sebanyak (80-120 butir) Selama hidupnya. Gejala serangan dapat diamati pada daun muda atau pucuk daun.

Nimfa dan imago menyerang tanaman bawang merah dengan cara menghisap cairan daun. Bagian tanaman yang terserang akan ternoda yang berwarna putih mengkilap seperti Perak. Kemudian berubah menjadi Kecoklatan berbintik hitam. Serangan berat menyebabkan tanaman mati serta umbi yang di hasilkan berukuran kecil bermutu rendah. Pengendalian hama Thrips menggunakan insektisida berbahan aktif abamektin, tiametoksam, imidakloprid, asetamiprid, klorfenapir, sipermetrin, atau landasihalotrin. Dosis/konsentrasi sesuai dengan petunjuk pada kemasan.

Ulat Bawang

Ulat bawang tanaman bawang merah adalah (Spodoptera exiqua). Larva ulat bawang menyerang tanaman bawang merah dengan cara membuat lubang pada daun bagian ujung, Kemudian masuk kedalam daun dan memakan daun bagian dalam, Tetapi epidermisbagian luar tetap dibiarkan, Akibatnya daun tersebut tampak bercak-bercak berwarna putih, Apabila di terawang tembus cahaya. Jika populasi ulat bawang merah sangat banyak dapat menyerang umbi bawang merah tersebut. Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida berbahan aktif Sipermetrin, deltametrin, profenofos, klorpirifos, metomil, kartophidroklorida, atau dimehipo. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.

Sumber: https://www.duniabudidaya.co.id