Komunitas Ajak Masyarakat Lakukan Perubahan

Komunitas Ajak Masyarakat Lakukan Perubahan

Komunitas Ajak Masyarakat Lakukan Perubahan

 

Komunitas Ajak Masyarakat Lakukan Perubahan

 

Bogor Hujan Komunitas di Gor Pajajaran

Puluhan komunitas yang ada di Kota Bogor membanjiri kegiatan Bogor Hujan Komunitas di Gor Pajajaran pada Sabtu (30/09/2017) hingga Minggu (01/10/2017). Kegiatan yang digelar Bogor Ngariung bekerja sama dengan Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kota Bogor ini mengajak masyarakat ikut dalam melakukan perubahan.

Hujan Komunitas Robby Firliandoko

Ketua Panitia Bogor Hujan Komunitas Robby Firliandoko mengatakan, kegiatan ini merupakan acara pameran komunitas dan organisasi dari para pegiat perubahan. Tujuannya agar semakin banyak orang yang mengenal kegiatan dari pegiat perubahan dan mengajak masyarakat untuk terjun langsung menjadi pegiat perubahan dengan tiga cara.  “Bisa dengan bergabung dengan komunitas, membuat komunitas ataupun melakukannya sendiri,” ujarnya.

Ia menuturkan, kegiatan ini merupakan mimpi empat tahun dari Bogor Ngariung

Dimana saat di acara ngariung pertama kali, pihaknya sudah ingin memperkenalkan komunitas melalui pameran, namun saat itu menyadari untuk membuat pameran besar perlu kekompakan. Maka kemudian disepakati untuk saling mengenal satu sama lain dan kumpul hingga berjalan selama tiga tahun. “Dan baru berani kami wujudkan di 2017 ini dengan melibatkan puluhan panitia yang berasal dari 37 komunitas,” imbuhnya.

Saat ini, lanjut Robby

Bogor Ngariung sedikitnya mewadahi 93 komunitas dari berbagai bidang. Mulai dari bidang pendidikan, lingkungan, media komunikasi, olahraga, literasi, sejarah, seni budaya, dan sosial, Namun, dari 93 tersebut, ia akui 30 diantaranya ada yang sudah tidak aktif karena tidak adanya regenerasi, publikasi, keuangan dan internal komunitas.  “Kalau komunitasnya hanya vakum akan coba kami fasilitasi masalahnya dimana kemudian menyambungkan ke komunitas lain yang sebidang untuk dicarikan solusinya,” terangnya.

Hal tersebut dilakukan Bogor Ngariung

Sebab banyak kegiatan komunitas yang meski tidak terlihat secara fisik namun membuat perubahan dari segi mental dan kebiasaan. Ia memberikan contoh seperti komunitas Bogor Clean Action yang mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Ada komunitas pendidikan yang memfasilitasi anak-anak tidak mampu, ada pula komunitas yang mengajar di pelosok-pelosok atau sekolah minim fasilitas dan guru. Ada pula komunitas sejarah yang mencari dan menambah database Pemerintah Kota Bogor memperkaya informasi sejarah kotanya.

Jadi komunitas ini membangun kota melalui pembangunan karakter

Dan kami hanya mengharapkan di setiap kegiatan komunitas dapat dihadiri pimpinan daerah sehingga teman-teman merasa di rangkul. Dan juga kepada Pemerintah Kota Bogor agar bisa memfasilitasi keluhan komunitas dengan menghadirkan motivator yang bisa membangun komunitas,” pungkasnya.

 

Sumber : https://solopellico3p.com/