Agar GOD SPOT ( titik Tuhan ) bisa mendukung kehidupan kita

Agar GOD SPOT ( titik Tuhan ) bisa mendukung kehidupan kita

Agar GOD SPOT ( titik Tuhan ) bisa mendukung kehidupan kita

Agar GOD SPOT ( titik Tuhan ) bisa mendukung kehidupan kita
Agar GOD SPOT ( titik Tuhan ) bisa mendukung kehidupan kita

Mendukung kehidupan kita hingga hidup kita bisa senantiasa menjadi semakin lebih baik, maka perlu setiap saat

kita mengamalkan hal  berikut ini:

1. Berprasangkalah baik kepada orang lain, dan hindari selalu berprasangka buruk.
2. Berprinsiplah selalu kepada Allah Yang Maha Abadi.
3. Berfikirlah merdeka, bebaskan diri dari pengalaman-pengalaman yang membelenggu pikiran.
4. Dengarlah suara hati, berpeganglah prinsip karena Allah.
5. Periksa pikiran anda terlebih dahulu sebelum menilai segala sesuatu, janganlah melihat sesuatu karena
pikiran anda, tetapi lihatlah sesuatu karena apa adanya.
6. Ingatlah bahwa segala ilmu pengetahuan itu bersumber dari Allah SWT.

5. Gelombang Delta: Penyembuhan, Tidur Sangat Nyenyak.

Kondisi Delta (0.5-4 Hz)

saat gelombang otak semakin melambat, sering dihubungkan dengan kondisi tidur yang sangat dalam. Beberapa frekuensi dalam jangkauan Delta ini diiringi dengan pelepasan hormon pertumbuhan manusia (Human Growth Hormone), yang bermanfaat dalam penyembuhan. Kondisi Delta, jika dihasilkan dalam kondisi terjaga, akan menyediakan peluang untuk mengakses aktivitas bawah sadar, mendorong alirannya ke pikiran sadar. Kondisi Delta juga sering dihubungkan dengan manusia-manusia yang memiliki perasaan kuat terhadap empati dan intuisi.

 

Pandangan keliru yang selama ini ada dalam benak banyak orang adalah

otak hanya menghasilkan satu jenis  gelombang pada suatu saat. Saat kita aktif berpikir kita berada pada gelombang beta. Kalau kita rileks kita  berada di alpha. Kalau sedang melamun, kita di theta. Dan, kalau tidur lelap kita berada di delta. Pandangan  itu salah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada suatu saat, pada umumnya, otak kita menghasilkan empat jenis gelombang  secara bersamaan, namun dengan kadar yang berbeda. Misalnya dalam kondisi tidur, otak kita lebih banyak memproduksi gelombang delta, tapi tetap memproduksi theta, alpha dan beta walaupun kadarnya sedikit.

 

Setiap orang punya pola gelombang otak

yang unik dan selalu konsisten. Keunikan itu tampak pada komposisi jenis gelombang pada saat tertentu. Komposisi gelombang otak itu menentukan tingkat kesadaran seseorang.

Meditasi adalah salah satu cara paling kuno untuk mengatur pola gelombang otak. Sedangkan bagi masyarakat modern yang sibuk, Terapi Gelombang Otak menjadi salah satu cara favorit untuk mengatur pola gelombang otak agar sesuai dengan kebutuhan.

Gelombang otak yang lebih tinggi yaitu Gamma dengan frekuensi 40-99 Hz, HyperGamma dengan frekuensi tepat 100 Hz dan gelombang Lambda dengan frekuensi tepat 200 Hz. Menurut Dr. Jeffrey. D. Thompson, dari Center for Acoustic Research, gelombang HyperGamma dan Lambda berhubungan dengan kemampuan supranatural, metafisika atau paranormal.

Sedangkan Gelombang Gamma terjadi ketika seseorang mengalami aktifitas mental yang sangat tinggi, misalnya sedang berada di arena pertandingan, perebutan kejuaraan, tampil dimuka umum, sangat panik, ketakutan, terburu-buru karena dikejar deadline pekerjaan atau keadaan lain yang sangat menegangkan bagi orang tersebut.

 

Pola gelombang otak Anda menentukan keadaan mental Anda.

Apakah Anda sedang bersemangat, berenergi, produktif, kreatif, bergembira atau sedang  malas, sedih, stress, cemas, susah konsentrasi atau depresi, semua itu dipengaruhi oleh pola gelombang otak yang dikeluarkan oleh sel-sel saraf di otak anda.Gelombang otak menentukan keadaan pikiran Anda. Terapi Gelombang Otak (neurotherapy) merupakan sebuah cara untuk mengatur pola gelombang otak Anda sesuai kebutuhan, agar anda mendapatkan kondisi pikiran sesuai yang Anda inginkan.

Dalam dunia teknologi pikiran dikenal dengan “frequency following response” yang merupakan fenomena alami yang dimiliki otak manusia. Frequency Following Response adalah sebuah keadaan dimana otak cenderung menyesuaikan frekuensinya dengan frekuensi rangsangan suara atau cahaya yang diterima otak melalui telinga atau mata.

Sumber : https://pendidikan.co.id/