Sejarah Singkat Rumah Inggit Ganarsih, Tempat Berkumpulnya Para Pelopor Kemerdekaan

Sejarah Singkat Rumah Inggit Ganarsih, Tempat Berkumpulnya Para Pelopor Kemerdekaan

Sejarah Singkat Rumah Inggit Ganarsih, Tempat Berkumpulnya Para Pelopor Kemerdekaan

 

Sejarah Singkat Rumah Inggit Ganarsih, Tempat Berkumpulnya Para Pelopor Kemerdekaan

RUMAH

RUMAH yang berada di Jalan Inggit Garnasih No. 174 (dahulu Jalan Ciateul No. 8), merupakan sebuah rumah yang pernah ditinggali oleh Ir. Soekarno bersama istrinya, Inggit Garnasih. Sejak tahun 1926 hingga pertengahan tahun 1934 telah terlahir pemikiran, konsep, serta ide yang akhirnya melahirkan PNI 4 Juli 1927, Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan sebagai ganti dari PNI dibentuk PARTINDO 29 April 1931.

Di rumah itu sangat melekat sebagai tempat perjuangan berkumpulnya para pelopor kemerdekaan seperti Suyudi, Agus Salim

Ki Hajar Dewantoro, HOS Tjokroaminoto, Kyai Haji Mas Mansur, Sartono, Hatta, Moh. Yamin, Ali Sastro, Asmara Hadi, Ibu Trimurti, Otto Iskandardinata, Dr. Soetomo, M.H. Thamrin, Abdoel Muis, Sosro Kartono (kakak dari Ibu Kartini), dan lainnya.

Mereka saling mengadu intelektual untuk membangun bangsa, mewujudkan cita-cita kemerdekaan bagi negara Indonesia.  Rumah yang kini menjadi momen bersejarah merupakan wujud penghormatan dan penghargaan kepada seorang perempuan yang gigih ikut merintis kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia, tidak lain adalah Inggit Garnasih.

Penggantian nama jalan tersebut bertepatan dengan pemberian Tanda Kehormatan \’Bintang Mahaputera Utama\’ kepada beliau tokoh yang bersejarah, berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 073/TK/1997 tanggal 11 Agustus 1997, yang penyerahannya dilaksanakan pada tanggal 10 November 1997.

Rumah tersebut pemeliharaan dan pemanfaatannya diserahkan sepenuhnya dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Provinsi Jawa Barat.  Bingkai Pusat Studi Peranan Kaum Ibu dalam Perjuangan Bangsa direncanakan akan dikembangkan, sehingga kedepannya terdapat museum peranan Inggit Garnasih dan perpustakaan.

Hal ini dilakukan untuk menumbuhkembangkan rasa patriotisme dan nasionalisme pada generasi muda bangsa Indonesia

Di rumah inilah tokoh besar bangsa Indonesia, Soekarno ditempa sehingga menjadi tokoh yang disegani baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Rumah Bersejarah Inggit Garnasih tersebut diperlukan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat untuk mewujudkan hasrat pemanfaatan dan pengembangan sejarah Indonesia.(TAMAT)

 

Artikel Terkait: